Sejarah Desa Long Berayang

1783925718212.jpg
Gambar: Long Berayang ( Voni Lavionita ) Sumber: https://longberayang.prm.my.id/

PROFIL UMUM DESA LONG BERAYANG

Cikal bakal Nama Desa Long Berayang berasal dari yang biasa Masyarakat sebut Pa’ Berayang (Air/Aliran Berayang). Pa’ yang kemudian di sebut sebagai ‘Lung/Long’ (Muara atau pertemuan dari beberapa anak Sungai) mengubah Pa’ Berayang menjadi Long Berayang seperti yang dikenal hingga hari ini. Tidak ada catatan tentang awal kependudukan wilayah ini dan asal-usul keturunan yang menghuni wilayah ini. Namun, sebagian besar setuju bahwa Masyarakat Long Berayang awalnya adalah penduduk yang pindah dari desa-desa disekitarnya yakni Pa’ Nado, Liang Tuer dan Buduk Tumu guna mencari Lokasi penghidupan yang lebih baik. Berangkat dari keadaan tersebut, 90% penduduk desa merupakan suku Lundayeh dan masih memiliki hubungan kekerabatan dengan desa-desa disekitarnya dan memiliki agama yang homogen yakni Kristen protestan.

Tidak berbeda jauh dari wilayah sekitarnya yakni bahwa tempat ini  (Long Berayang) adalah daerah yang kondisi geografis wilayahnya langsung di garis perbatasan Negara Indonesia – Malaysia bagian timur menjadikan Desa Long Berayang menjadi saksi bisu pertempuran/pertikaian dan salah satu dari tempat persembunyian masyarakat saat pertempuran zaman perjuangan kemerdekaan hingga masa peristiwa Dwikora Konfrontasi Indonesia – Malaysia sejak Tahun 1965. Inilah yang menjadi salah satu alasan tempat pemukiman warga Long Berayang saat ini berbeda dari awal terbentuknya wilayah ini. Meskipun begitu, jejak-jejak masa kelam tersebut masih ‘terekam’ baik di tanah maupun benak Masyarakat Long Berayang.

Sejarah Kepemimpinan Desa Long Berayang

Sejarah yang diceritakan melalui mulut ke mulut menyatakan bahwa jauh sebelum tahun 1900an, telah terbentuk Long Berayang yang masih disebut Pa’ Berayang sebagai sebuah wilayah yang independen karena memiliki penduduk dan batas wilayah yang jelas. Kemudian berkisar antara tahun 1902 hingga 1920 Kampung Pa’ Berayang ini menjadi suatu perkampungan yang secara perlahan mulai hidup secara teratur dan menetap.  Oleh karena itu, pada tahun 1920 diangkat untuk pertama kalinya seorang pemimpin kampung Bernama Tirung. Sosok pemimpin yang disebut dalam Bahasa Daerah Dayak Lundayeh “Fala’ Hapung” atau yang disebut dalam Bahasa Indonesia ‘Kepala Kampung’ merupakan sosok yang disegani seluruh penduduk disamping memiliki kemampuan sebagai pemburu ulung juga memiliki sifat yang ramah dan dirasa memberi jaminan keamanan kepada Masyarakat Pa’ Berayang. Tercatat, Kepala Kampung pertama ini terpilih secara aklamasi dan  menjabat selama 15 tahun yakni dari tahun 1902 hingga tahun 1935. Kemudian pada tahun 1936, seorang warga Pa’ Berayang bernama Sere Pudun terpilih menjadi kepala kampung dan menjabat selama 18 Tahun dengan rentang masa berakhir jabatan  tepat tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Kepala Kampung ketiga yang tercatat dalam Sejarah Desa Long Berayang (Pa’ Berayang) adalah seorang warga Bernama Pudun Palung yang merupakan kepala kampung terlama yakni 23 tahun masa jabatan, yakni dari tahun 1956 hingga tahun 1979 dan mengakhiri masa berlakunya aklamasi. Selanjutnya mulai diberlakukan pemilihan secara voting  yang mengokohkan yakni Kapung Baru sebagai pemimpin yang kemudian juga untuk pertama kalinya menyandang sebutan Kepala Desa dari tahun 1980-2001 dengan masa jabatan selama 22 Tahun. Kemudian pada era 200an, terpilih yakni Yulius Mayun dan menjabat selama dua periode dari Tahun 2001 hingga 2014 sebelum kemudian beralih kepemimpinan kepada Yulison sebagai PJ. Kepala Desa dari tahun 2015 hingga tahun 2016. Pada pertengahan tahun 2016 terpilih kembali Yulius Mayun sebagai pemangku jabatan kepala Desa periode 2016-2021. Kemudian, melalui pemilihan Tahun 2021, terpilih warga atas nama Padan sebagai Kepala Desa yang menjabat hingga kini.

 

Tabel    Sejarah Kepemimpinan di Desa Long Berayang

No.

Nama Pejabat

Periode Jabatan

Uraian Jabatan

(1)

(2)

(3)

(4)

1.

Tirung

1920 – 1935

Kepala Kampung

2.

Sere Pudun

1935 – 1955

Kepala Kampung

3.

Pudun Palung

1956 – 1979

Kepala Kampung

4.

Kapung Baru

1980 – 2001

Kepala Kampung

5.

Yulius Mayun

2001 – 2014

Kepala Desa

6.

Yulison

2015 – 2016

PJ. Kepala Desa

7.

Yulius Mayun

2016 – 2021

Kepala Desa

8.

Padan

2021 – 2029

Kepala Desa

Sumber: Profil Desa Long Berayang Tahun 2025

Bagikan post ini: